Pages

Labels

Diberdayakan oleh Blogger.

Translate

Minggu, 25 November 2012

sejarah Android

Sejarah Android dan Versi Updatenya

Halooo guyssss.....kali ini gue akan ngepost tentang sejarah singkat android.....
Android pada mulanya adalah perusahaan kecil yang berbasis di Palo Alto, California. Perusahaan yang bernama Android, Inc ini kemudian dibeli oleh pihak Google pada tahun 2005. Beberapa orang yang masuk di sana pernah bekerja di Google, seperti Andy Rubin, pendiri Danger (perusahaan perangkat lunak), kemudian ada Rich Miner wakil pendiri Wilfire Communications, Chris White insinyur di webtv, dan Nick Sears mantan VP di T-Mobile.

Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Sejauh ini Android termasuk sistem operasi yang cepat sekali memperbarui software mereka. Biasanya android meng-update pada perbaikan bug serta penambahan fitur baru.

Versi-versi android antaralain :
Android versi 1.1
Android Cupcake versi 1.5
Android Doughnut versi 1.6
Android Eclair versi 2.1
Android Froyo versi 2.2
Android Gingerbread 2.3
Android Honeycomb 3.x
Android Ice Cream Sandwich 4.x

Android versi 1.1
Google merilis Android versi 1.1, pada 9 Maret 2009. Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, pencarian suara, pengiriman pesan dengan gmail, dan pemberitahuan email.

Android Cupcake versi 1.5
Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan Software Development Kit (SDK) dengan versi 1.5, pada pertengahan Mei 2009. Dalam android versi 1.5 terdapat penambahan fitur seperti kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Blouetooth A2DP, bisa terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.
 

Android Doughnut versi 1.6
Sistem ini diberi nama Doughnut 2.1 . Salah satu ponsel yang juga memaki sistem operasi tersebut adalah HTC G1. Doughnut juga memberi fitur lebih daripada OS Android 1.5 Cupcake. Fitur terbarunya adalah kamera, camcorder, galeri yang dintegrasikan, dan pengguna dapat menghapus foto di galeri.Versi ini dirilis September 2009.
 

Android Eclair versi 2.1
Sistem Operasi ini dirilis pada tanggal 26 Oktober 2009. Yang berubah dari versi ini salah satunya adalah tanpilannya. Selain itu, Android Eclair juga mengalami peningkatan dalam akun email, dimana kita dapat memiliki beberapa akun email sekaligus atau disebut multiple account. Koneksi bluetooth dalam Eclair juga telah diperbaharui ke versi 2.1 . Yang paling anyar adalah fitur Live Wallpaper yaitu wallpaper yang dapat bergerak menggunakan animasi sehingga wallpaper terkesan lebih nyata.
 

Android Froyo (Frozen Yoghurt) versi 2.2
Android Eclair, dirilis pada tanggal 20 Mei 2010. Pastinya versi ini memiliki performa, memori, dan kecepatan yang lebih tinggi. Disediakan pula fitur untuk menon-aktifkan paket data yang memungkinkan kita yang masih remaja menghemat pulsa dalam penggunaan Android karena memang OS Android membutuhkan koneksi terus-menerus yang menguras pulsa. Yang membuat versi ini berbeda dari versi sebelumnya adalah kemampuan untuk melakukan Tethering, dimana gadget Android kita dapat dijadikan hotspot Wi-Fi! Mayoritas handphone Android sekarang menggunakan versi ini khususnya Samsung Galaxy Series.
 

Android Gingerbread 2.3
Versi ini baru saja dirilis pada tanggal 6 Desember 2010. Versi ini lebih ditujukan kepada smartphone yang memiliki prosesor dan layar yang lebih besar. Versi ini juga telah menyediakan fitur copy/paste yang telah dinanti-nantikan banyak orang. Selain itu diberikan pula Download Manager yang baru untuk kemudahan mengorganisir file-file yang di-download di Android anda. Fitur ini juga mengalami peningkatan di permainan. Fitur utama dari si Roti Jahe ini adalah NFC alias Near Field Communication. Fitur ini memungkinkan kita untuk membayar barang-barang, mendapat informasi di museum, bahkan memesan tiket pesawat langsung di tempat-tempat yang telah memiliki tag NFC. 

Android Honeycomb 3.1
Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom. Perangkat tablet dengan platform Android 3.0 sudah hadir di Indonesia. Misalnya Asus Eee Pad Transformer, Samsung Galaxy Tab 8.9 dan 10.1, dan lain-lain.


source :http://www.inibaru.com/2011/10/sejarah-android-dan-versi-updatenya.html

Minggu, 18 November 2012

Kantin Kejujuran

Kantin Kejujuran Untuk Pembangunan Moral, Profesional Manajemen Dan Entrepreneurship Bangsa Indonesia Yang Berkelanjutan

    KANTIN KEJUJURAN UNTUK PEMBANGUNAN MORAL, PROFESIONAL MANAJEMEN DAN ENTREPRENEURSHIP
    BANGSA INDONESIA YANG BERKELANJUTAN

    Penurunan moral bangsa, kurang cakapnya sikap profesional manajemen dan rendahnya jiwa entrepreneurship merupakan sebagian problematika yang dihadapi bangsa Indonesia. Penurunan ketiga hal ini dapat mengakibatkan runtuhnya sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Coba kita bayangkan bersama apabila mulai dari wong cilik hingga ke tingkat pemimpin bangsa dan negara tidak memiliki moral yang baik, profesionalitas manajemen yang cakap dan sikap - sikap entrepreneur yang cemerlang. Bagaimana rasanya kita hidup di negara tersebut? Bisa dipastikan negara tersebut tergolong negara yang tidak di berkahi oleh Tuhan Yang Maha Esa. Sektor Ekonomi roboh, keamanan membahayakan, politik amburadul, kesehatan rendah serta sistem sosial kemasyarakatan tidak berfungsi. Oleh sebab itu, pembangunan moral bangsa, pengelolaan negara yang cakap serta berkembangnya sektor swasta secara berkelanjutan merupakan suatu keharusan.

    Artikel ini akan membahas suatu program yang ada di masyarakat. Masyarakat yang dekat dengan kita. Program ini merupakan cerminan sikap hidup masyarakat yang turut berperan dalam pembangunan yang berkelanjutan. Pembangunan dari sisi kejujuran, sikap profesional manajemen dan entrepreneurship. Ketiga pembangunan ini tergambar dalam satu program yang bernama kantin kejujuran.

    Kantin kejujuran adalah sebuah warung kejujuran yang diinisiasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia. KPK Menginisiasi warung kejujuran untuk menanamkan moral jujur dari usia dini. Warung kejujuran saat ini merambah di Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Terinspirasi oleh program KPK tersebut, masyarakat Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) atas dukungan berbagai pihak, membuat sebuah warung kejujuran yang bernama kantin kejujuran. Kantin tersebut terus berkembang dari tahun ke tahun, hingga saat ini. Mengalami pasang surut di awal pengelolaan hingga saat ini, adalah suatu aktifitas yang wajar ditemui di setiap aktifitas. Pengelolaan kantin pun terus menerapkan strategi try n error. Hingga pada pengelolaan kantin kejujuran FEB UGM yang dimotori oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FEB UGM saat ini menjadi sungguh unik. Unik karena secara tidak langsung, apa yang dilakukan oleh mereka, telah menyentuh tiga aspek pembangunan yang berkelanjutan di masyarakat.

    Pembangunan Moral Kejujuran

    Kejujuran adalah suatu sikap yang berfikir jujur, berkata jujur dan bersikap dengan jujur. Jujur sendiri menurut kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) berarti lurus hati, tidak berbohong, tidak curang, tulus dan ikhlas. Sikap jujur merupakan sikap yang langka di Indonesia. KPK sebagai institusi resmi yang bertugas menjaga tingkat kejujuran dalam hidup bernegara di Indonesia dalam hal korupsi, terlihat sangat bisa membuktikan bahwa kejujuran belum hinggap di sebagian besar masyarakat Indonesia. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya terungkap kasus-kasus ketidakjujuran dalam hal korupsi dalam skala besar maupun kecil.

    Moral kejujuran terbangun dengan sistem kantin kejujuran. Sistem kantin kejujuran adalah suatu sistem kantin tanpa penjaga. Setiap konsumen yang ingin membeli suatu produk, mereka bisa mengambil barang yang ada secara langsung di etalase dan bisa membayar di tempat yang telah disediakan. Apabila memerlukan kembalian, konsumen dipersilahkan mencari sendiri di kotak uang yang ada. Sistem kejujuran seperti ini membuat masyarakat di sekitar kantin kejujuran yang menjadi konsumen di latih untuk bertindak jujur. Jujur dalam menghitung jumlah pembelanjaan mereka dan juga jujur dalam membayar serta mengambil kembalian. Apabila hal ini bisa dilakukan secara jujur oleh konsumen yang ada, tingkat persentase kejujuran akan berada pada angka 100 %. Ketua departemen kewirausahaan BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) FEB UGM Andri Hendrianto yang membawahi manajemen kantin kejujuran mengungkapkan, "Tingkat kejujuran yang berada di sini, jarang konstan di angka 100%. Biasanya sekitar 70% hingga 90an%."

    Hal ini tentu keprihatinan kita bersama bahwa masyarakat FEB UGM belum memiliki moral kejujuran 100%. Akan tetapi hal ini bisa menjadi indikator kita bersama untuk menilai tingkat kejujuran masyarakat di suatu tempat. Apabila kita concern dengan pemupukan moral kejujuran, maka lakukanlah suatu tindakan yang bisa menaikkan kejujuran. Kemudian lihat hasil tindakan kita tersebut di persentase kejujuran setiap harinya.

    Pembagunan Profesionalitas Manajemen Mahasiswa

    Selanjutnya kita membahas mengenai pembangunan profesionalitas manajemen. Sikap profesionalitas manajemen merupakan suatu hasil dambaan institusi pendidikan dalam mendidik mahasiswanya. Mulai dari bidang kedokteran hingga manajemen bisnis, profesionalitas manajemen dibutuhkan. Melalui kantin kejujuran, mahasiswa dilatih untuk bertindak secara profesional. Profesionalitas manajemen terbangun dari pengelolaan kantin kejujuran. Para pengelola kantin kejujuran yang disebut punggawa kejujuran digaji secara profesional layaknya seseorang yang mengelola suatu perusahaan bisnis. Struktur manajemen yang ada menggambarkan itu. Kantin kejujuran dipimpin oleh seorang General Manager. General Manager dibantu oleh dua orang manajer yaitu Financial Manager dan Product Manager. Financial manager dan Product Manager dibantu oleh beberapa orang Assistant Manager. Financial manager beserta asistennya bertugas untuk mengatur keluar masuknya uang. Sedangkan Product Manager beserta asistennya bertugas mengatur keluar masuknya produk. Mahasiswa yang tergabung sebagai punggawa kejujuran ini, secara tidak langsung mereka telah memberdayakan diri mereka untuk menjadi ahli manajemen yang profesional. Penggemblengan mahasiswa untuk menjadi mahasiswa yang professional dan siap kerja akan sangat terbantu dengan adanya sistem kantin kejujuran seperti ini.

    Pengembangan Entrepreneurship Mahasiswa

    Salah satu sistem yang membuat kita patut memberikan applause pada mahasiswa ini adalah pengembangan entrepreneusrhip. Pak Ciputra, salah satu maestro bisnis Indonesia pernah mengungkapkan bahwa suatu bangsa apabila ingin maju, minimal memiliki pengusaha berjumlah 2% dari total jumlah penduduk. Indonesia saat ini hanya memiliki pengusaha kurang dari 0,5%. Jadi, kita patut memberikan support yang terus menerus untuk usaha membangun wirausahawan muda di Indonesia dan dunia.

    Sistem kantin kejujuran FEB UGM, mewajibkan setiap produk yang masuk ke kantin harus difasilitasi oleh mahasiswa. Walaupun ada seorang sales perusahaan terkemuka apabila ingin masuk ke kantin kejujuran, harus bekerjasama dengan mahasiswa, terutama mahasiswa FEB UGM. Sistem ini membuat mahasiswa terfasilitasi menjadi seorang entrepreneur muda. Selain kuliah, mahasiswa bisa menaruh barang dagangannya di kantin kejujuran. Ketika pertama kali mendaftar menjadi supplier di kantin kejujuran, para pebisnis muda ini sudah dijelaskan aturan main yang ada. Salah satunya adalah pendapatan yang akan mereka terima akan dikalikan dengan jumlah kejujuran pada hari tersebut. Sebagai contoh, apabila seorang supplier seharusnya mendapatkan pendapatan senilai Rp 100.000, akan tetapi karena persentase kejujuran hanya 80%, maka supplier tersebut mendapat pendapatan sebesar Rp 80.000. Hal ini semakin memupuk jiwa entrepreneur mahasiswa untuk bisa mengatasi masalah permodalan, ketersediaan barang, hingga perhitungan jumlah pendapatan.

    Kesimpulan

    Dalam pembangunan masyarakat secara berkelanjutan, usaha mahasiswa FEB UGM ini merupakan suatu usaha yang patut dilestarikan dengan menjaga dan berusaha membuatnya di tempat-tempat yang lain. Pembangunan kantin kejujuran di kampus-kampus merupakan suatu terobosan untuk mengembangkan 3 aspek pendidikan sekaligus, yaitu pendidikan moral, profesionalitas manajemen dan entrepreneurship mahasiswa. Kantin kejujuran terbukti secara efektif untuk mengembangkan pembangunan moral, profesionalitas manajemen dan entrepreneurship bangsa Indonesia secara berkelanjutan.

    Magister Management (MM) UGM bersama Asian Institute of Technology (AIT) telah menjadi motor untuk kegiatan promosi sustainable development. Hal tersebut merupakan quantum leap dalam penyebarluasan kemajuan yang secara berkelanjutan di Indonesia. Semoga dengan disebarluaskannya kantin kejujuran FEB UGM, akan menimbulkan efek bola salju untuk meningkatkan moral kejujuran, profesionalitas manajemen dan entrepreneurship di tengah-tengah masyarakat Indonesia pada khususnya dan masyarakat dunia pada umumnya.

    source : Mohammad Genta Mahardhika, S.E

    FingerPrint

    FingerPrint

    FingerPrint adalah sebuah perangkat elektronik yang digunakan untuk menangkap gambar digital dari pola sidik jari. Gambar tersebut disebut pemindaian hidup. Pemindaian hidup adalah pemrosesan digital untuk membuat sebuah template biometrik yang disimpan dan digunakan untuk pencocokan. Ini merupakan ikhtisar dari beberapa sidik jari yang lebih umum digunakan sensor teknologi.

    Sejarah

    Perangkat identifikasi telah dikomersialisasikan dari akhir abad ke 19. Perangkat yang paling populer di antara semua perangkat identifikasi karena kemudahan dalam akuisisi, dan juga sejumlah sumber yang tersedia untuk pengumpulan data. Ini telah menemukan penggunaan yang luas dalam penegakan hukum dan keperluan imigrasi. Dasar-dasar proses identifikasi ini berasal dari "titik Galton" - karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh Francis Galton, melalui mana sidik jari dapat diidentifikasi. Otomatisasi yang tepat dari teknologi ini dimulai pada tahun 1969 ketika FBI menginginkan sistem identifikasi menggunakan sidik jari. Untuk ini FBI membuat perjanjian dengan Institut Nasional Standar dan Teknologi (NIST), untuk membuat perkembangan pada pencarian, pencocokan serta proses scanning. Untuk ini, NIST bekerja dengan teknologi hal kecil, yang sebenarnya adalah versi kecil dari poin Galton untuk mengembangkan teknologi pemindaian sidik jari. Dua masalah utama yang mereka hadapi adalah mengeluarkan hal-hal kecil dari setiap sidik jari dan juga membandingkan, pencocokan dan juga mencari daftar hal kecil dari daftar besar sidik jari. Prototipe terbaik pertama kali dipamerkan pada tahun 1975 oleh FBI. Sebuah teknik pemindaian kapasitif digunakan sebagai dasar kerjanya. bekerja lebih untuk membuat sidik jari otomatis bertinta digital, kompresi gambar dan sebagainya tetap dilakukan.

    Fungsi

    Sebuah sistem pemindai sidik jari memiliki dua fungsi, yakni mengambil gambar sidik jari, dan memutuskan apakah pola alur sidik jari dari gambar yang diambil sama dengan pola alur sidik jari yang ada di database. Ada beberapa cara untuk mengambil gambar sidik jari seseorang, namun salah satu metode yang paling banyak digunakan saat ini adalah optical scanning.
    Inti dari pemindai optik adalah charge coupled device (CCD, Peranti tergandeng–muatan), sistem sensor cahaya yang sama digunakan pada kamera digital dan camcorder. CCD merupakan sebuah larik sederhana dari diode peka cahaya yang disebut photosite, yang menghasilkan sinyal elektrik yang merespon foton cahaya. Setiap photosite merekam sebuah piksel, titik kecil yang merepresentasikan cahaya dan membenturnya. Pixel-piksel ini membentuk pola terang dan gelap dari sebuah gambar hasil scan sidik jari seseorang.

    Proses Pemindaian

    Proses scan mulai berlangsung saat jari diletakkan pada lempengan kaca dan sebuah kamera CCD mengambil gambarnya. Pemindai memiliki sumber cahaya sendiri, biasanya berupa larik light emitting diodes (LED), untuk menyinari alur sidik jari. Sistem CCD menghasilkan gambar jari yang terbalik, area yang lebih gelap merepresentasikan lebih banyak cahaya yang dipantulkan (bagian punggung dari alur sidik jari), dan area yang lebih terang merepresentasikan lebih sedikit cahaya yang dipantulkan (bagian lembah dari alur sidik jari).
    Sebelum membandingkan gambar yang baru saja diambil dengan data yang telah disimpan, processor scanner memastikan bahwa CCD telah mengambil gambar yang jelas dengan cara melakukan pengecekan kegelapan rata-rata piksel, dan akan menolak hasil pemindaian jika gambar yang dihasilkan terlalu gelap atau terlalu terang. Jika gambar ditolak, pemindai akan mengatur waktu pencahayaan, kemudian mencoba pengambilan gambar sekali lagi.
    Jika tingkat kegelapan telah mencukupi, sistem scanner melanjutkan pengecekan definisi gambar, yakni seberapa tajam hasil scan sidik jari. Pemroses memperhatikan beberapa garis lurus yang melintang secara horizontal dan vertikal. Jika definisi gambar sidik jari memenuhi syarat, sebuah garis tegak lurus yang berjalan akan dibuat di atas bagian piksel yang paling gelap dan paling terang. Jika gambar sidik jari yang dihasilkan benar-benar tajam dan tercahayai dengan baik, barulah pemroses akan membandingkannya dengan gambar sidik jari yang ada dalam database.
    Hasilnya dapat diketahui dalam waktu yang sangat singkat. Apakah Anda benar karyawan perusahaan atau orang suruhan alias joki. Apakah Anda benar pemilik notebook, atau pencuri informasi.

    Referensi